Raden Syair Langit: Betapa Beratnya Menjadi Ahli Makrifat

Video ini saya bagikan dari kanal YouTube Raden Syair Langit. Beliau menukil ucapan Syeikh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad yang pernah berkata:

Ahli ma'rifat tidak menghina orang maksiat,
tidak menghina orang kafir,
tidak menyalahkan ajaran orang lain,
tidak membenci orang yang membenci,
bahkan menyayangi para pembenci.

Ahli ma'rifat tidak menyukai dosa dan kekufuran,
tapi mereka bisa menyayangi dan membimbing orang-orang
yang sedang terjerumus pada kufur dan maksiat.

Ketika ahli ilmu menghina orang bodoh,
maka hancurlah ilmunya.
Ketika yang berakal (ahli amal) menghina kemalasan orang lain,
maka hancurlah amalnya.
Ketika ahli ilmu dan ahli amal mencaci orang maksiat,
maka hancurlah ilmu dan amalnya.

Catatan:

Walaupun kita mungkin bukan seorang ahli ma'rifat, bukan ahli ilmu dan amal, tetapi ucapan ini patut menjadi renungan bahwa ilmu dan amal bisa rusak karena keburukan akhlak. Maka akhlak menjadi pondasi utama yang perlu dibina sebelum menuntut ilmu karena akhlak adalah jalan untuk menggapai kebaikan ilmu dan amal.

Bila seorang yang sudah berma'rifat saja sangat menjaga ilmu dan amalnya agar tidak rusak apalagi kita yang sangat jauh dari ma'rifat, yang hanya sedikit memiliki ilmu dan sedikit amal. Apalagi di tengah situasi dan kondisi saat ini dengan segala dinamika dan polemik yang selalu hadir membuat kita mudah meluapkan perasaan emosional. Penting bagi kita untuk mengelola apa yang kita rasakan dan mengeluarkannya secara proporsional.