Deploy Hugo (7): Build and Deploy

6 Oktober 2021

Pada pembahasan ini kita akan mulai membuat site baru dengan Netlify, mengambil file project site hugo kita yang berada di repo GitHub, dan mendeploynya.

Bagaimana kita akan melakukannya? Ikuti langkah-langkah berikut ini:

Klik tombol “New site from Git”.

Pilih “GitHub”.

Jendela baru akan muncul berisi permission untuk otorisasi. Klik “Authorize Netlify” untuk mengizinkan.

Pilih “Only select repositories” lalu ketik nama repo atau pilih nama repositori yang tampil. Setelah itu klik tombol “Install”.

Setelah itu jendela akan menghilang. Bila halaman tetap berada di dalam tab 1. Connect to Git provider, klik kembali pilihan GitHub sampai kemudian muncul proses authotize dan membawa Anda ke tab 2. Pick a repository.

Pada tab 2. Pick a repository, klik fatonid/blog untuk melanjutkan ke tab 3. Site settings and deploy.

Klik tombol “Deploy site” untuk melakukan proses deploy.

Tunggu hingga proses berlangsung. Sampai kemudian muncul nama dan url untuk blog yang berhasil kita deploy:

Klik pada url https://agited-borg-ce176d.netlify.app maka akan membuka tab baru.

Selamat blog Anda sudah online.

Mengubah url blog

Bila Anda tidak menyukai nama yang terlalu panjang untuk urlnya, Anda bisa mengubahnya.

Caranya kembali ke halaman Settings. Klik “Site settings”.

Klik “Change site name”.

Masukkan nama baru

Klik “Save”.

Hasilnya sebagai berikut:

Custom Domain

Bagaimana kalau kita ingin menggunakan domain untuk blog kita? Bukan subdomain dari Netlify.

Klik “Set up a custom domain”

Masukkan nama domain, misal: pal.my.id

Akan muncul tampilan sebagai berikut:

Klik “Set up Netlify DNS”

Klik “Add domain”:

Klik “Verify”:

Klik “Continue”:

Selanjutnya kita akan diberikan alamat DNS untuk kita masukkan ke penyedia registrar domain kita.

Login ke penyedia domain Anda. Saya menggunakan Domainesia. Dari halaman Dashboard, pilih Domains > klik nama domain > klik tab Nameserver > lalu isikan alamat DNS dari Netlify.

Terakhir klik “Change Nameservers”.

Kita hanya perlu menunggu sampai halaman blog kita tampil. Ini disebut sebagai masa propagasi, yaitu waktu yang diperlukan domain untuk tersambung ke server hosting. Hal ini bisa memakan waktu mulai dari setengah jam hingga 24 jam. Biasanya kurang dari satu jam blog kita sudah bisa tampil.

Menggunakan HTTPS

Bila Anda hanya membeli domain tanpa SSL maka Anda tidak bisa menggunakan HTTPS. Di Blogger sendiri kita bisa mengaktifkannya sehingga tidak menjadi masalah. Lalu bagaimana menggunakan HTTPS di Netlify secara gratis?

Kita bisa melakuannya karena Netlify menyediakan saluran aman yang bisa kita aktifkan untuk domain kita. Jadi, kita tidak perlu menggunakan Cloudflare hanya untuk mendapatkan SSL/TLS certificate.

Bagaimana caranya?

Klik “Secure your site with HTTPS”

Lalu klik “Verify DNS Configuration”

Hasilnya:

Apabila kita check dengan SSL Test di ssllabs.com. Kita mendapatkan hasil Grade A (lumayan untuk SSL gratisan) untuk kualitas SSL yang terpasang di site kita.

Akhirnya kita sudah berhasil mendeploy site Hugo kita yang kita lakukan mulai dari cara melakukan instalasi theme Hugo Bookworm, mengepushnya ke GitHub, hingga akhirnya terdeploy di Netlify.

Namun, ini belum berakhir karena Kita belum melakukan konfigurasi pada theme Bookworm untuk disesuaikan dengan informasi site kita. Saya juga belum membahas bagaimana cara membuat post baru, lalu mengepushnya ke GitHub sehingga akan tampil otomatis. Cara yang paling mudah bagi Anda, yaitu dengan bantuan CMS bernama Forestry. Ini akan membuat Anda seperti melakukannya di WordPress atau di Blogger. Tak perlu direpotkan dengan Git. Hal ini akan kita bahas di sesi selanjutnya.