Islam Bukan Agama Konspirasi

09 May 2020

“Agama adalah konspirasi?", ini bukan pemikiran orisinal yang lahir pada satu dasawarsa ini. Meski mungkin ada suatu ajaran yang dimanipulasi oleh campur tangan manusia dan ada sedikit bumbu-bumbu konspirasi dibelakangnya, namun saya meyakini itu bukan Islam. Islam bukan agama konspirasi atau agama yang dilahirkan oleh adanya konspirasi. Sebab, Islam bukan agama buatan manusia.

Jika kita percaya akan adanya Tuhan, kita akan percaya akan adanya agama, yang mengenalkan Tuhan dan bagaimana kita harus memanggil Nama-Nya dan berhubungan dengan-Nya, serta dari-Nya, kita akan tahu bagaimana seharusnya memperlakukan alam ini beserta isinya…

Bila manusia tidak percaya adanya Tuhan, tentu saja sangat dimungkinkan, dia tidak percaya adanya agama, dan menganggap agama itu buatan manusia yang mana artinya sangat dimungkinkan pula adanya konspirasi karena adanya suatu kepentingan.

**

Teori Konspirasi memang sulit dibuktikan secara gamblang. Keberadaannya antara ada dan tiada. Bahkan, konspirasi itu sendiri bisa jadi adalah kebohongan, penyesatan, dan konspirasi juga. Kita harus hati-hati dalam menelaah konspirasi, cerna lagi. Banyaklah membaca referensi dari berbagai sudut pandang. Jangan termakan dengan informasi yang belum tentu benar.

Konspirasi itu memang ada, nyata, tapi sekali lagi, itu sulit untuk dibuktikan ada, dan belum tentu persis seperti yang kita pikirkan. Anggap saja teori konspirasi itu sebagai informasi alternatif, bukan untuk hal yang diseriusi. Hanya untuk memperkaya imajinasi, demi menggugah pengetahuan, memancing keingin tahuan sehingga membuat kita terus belajar, terus mencari tahu, dan akhirnya mendapatkan pengetahuan. Pengetahuan sendiri seperti yang kita tahu bukan sesuatu yang final, ia terus berkembang seiring manusia berinovasi, dan menemukan hal-hal baru.

Mengapa Islam bukan agama konspirasi?

Sebab Islam bukan agama buatan manusia. Al-Qur’an murni firman Allah, tidak ada satupun kata-kata manusia di dalamnya, meski itu hanya satu kata. Apa buktinya? Bila benar Al-Qur’an adalah karangan manusia, tentu ada pertentangan yang banyak di dalamnya, sebagaimana Al-Qur'an sendiri yang menyatakannya:

Al-Qur'an juga menegaskan tidak mungkin Al-Qur'an dibuat oleh selain Tuhan, dan menantang manusia untuk membuat satu surat yang serupa Al-Qur'an jika anggapan mereka benar.

Sejarah bisa saja dimanipulasi, apalagi sejarah yang berusia ribuan tahun, namun Al-Qur’an adalah bukti otentik akan kebenaran Islam sebagai sebuah agama wahyu yang diturunkan Tuhan yang tidak akan pernah berubah sepanjang zaman.

09 May 2020