Masa Menggigit

29 Desember 2020

Tahun semakin bertambah, usia semakin berkurang, mengikis waktu menghirup nafas di dunia. Banyak kekasih-Nya yang pergi satu per satu. Sementara kita di sini terus dirundung ujian. Banyak pelajaran yang tidak kita mengerti karena semakin sedikit yang memberi tahu. Sedikit yang memahami persoalan duniawi - ukhrawi, lebih banyak yang hanya mengerti bila itu urusan duniawi. Apakah kita sanggup merampungkan pelajaran sebelum tiba satu ujian besar yang akan membawa kita pada tikungan. Kanan atau kiri? Tergantung di mana kini kita berdiri dan menghadapkan diri.

Sebanyak apa waktu yang kita habiskan untuk sesuatu hal maka sebanyak itu yang akan mempengaruhi diri kita pada satu sisi di kala zaman mulai memisahkan. Tidak lagi peduli pada apa yang benar dan salah. Amal yang memilih arah dan jalannya sendiri. Nurani kita mungkin saat itu telah bungkam sebab telah terbiasa mencari nyaman. Jauh dari beban dan kesulitan.

Keseriusan memang melelahkan hingga bisa melukai karena pilihan yang telah dijadikan tumpuan terus dipersalahkan. Bagi yang tidak cukup tahu akan menyerah dan pergi. Tidak tahan dengan bidikan panah musuh. Di sisi lainnya tetap mengukuhkan diri bergeming: mencari aman. Berlindung di bawah atap yang tanpa tahu ternyata hendak rubuh.

Bila telah muncul surya pagi di Timur (kebangkitan), gelap menyingkir ke Barat (peperangan dan kerusakan), dan cahaya-cahaya dari Barat pun berkumpul di Timur (peralihan peradaban).

Wallahu A'lam