Oktober 2020

06 October 2020

Tahun ini membawa perubahan yang cukup mendasar, memperlihatkan kebobrokan, dan terlihat sisi-sisi lain yang sebelumnya tidak terlihat, termasuk kepedulian dan kemanusiaan kita. Ini sepertinya ujian awal kita di fase peralihan. Yang baik akan semakin baik, yang buruk akan semakin buruk, dan yang di antara keduanya memelihara sifat-sifat kemunafikan akan terlihat jelas kemunafikannya berada bersama dengan keburukannya sebab Al-Haq itu tidak bisa bercampur dengan kebatilan walau satu noktah.

Secara pribadi saya mengakui bukan orang yang sempurna dari segala sisi. Kurangnya saya lebih banyak dan besar dari apa yang dianggap lebih atau pernah dianggap lebih (jika ada) walau kelebihan itu hanya dari satu sisi saja, yang bagi saya itu bukanlah kelebihan (jika ada), hanya sesuatu yang dipinjam dan diambil kembali. Sesaat saja dan itu bukanlah hal yang istimewa terlebih bila tidak dipergunakan untuk hal yang bermanfaat kepada sesama, minimal kepada keluarga, kerabat, dan teman dekat, yang akan menjadi barometer untuk melihat dalam skala yang lebih besar. Hal kecil yang dilupakan akan menjadi lubang kecil yang bisa menenggelamkan sebuah kapal tidak peduli seberapa besar kapal itu.

Kita tidak bisa membangun rumah yang besar bila melupakan pondasi. Jangan harap kapal akan berlayar tenang di lautan bila ada retakan kecil. Kau harus mengusapnya dengan begitu keras dan menambalnya, dibakar dengan api yang sangat panas untuk meniadakan celahnya. Tentu tidak ada yang sempurna dalam hidup ini, tetapi tidak untuk hal yang bersifat fundamental yang setiap sesuatu diberi kemampuan untuk bisa melakukannya, kecuali terdapat sesuatu yang tidak semestinya ada karena diluar dari instruksi manual book yang diberikan oleh penciptanya.

Apa yang kita pahami itu tidak cukup tanpa aksi nyata, secara lahir, minimal ucapan. Berani menyatakan sikap, buah pikir, dan menjadi kontributor “suara” di udara. Tidak hanya di udara, tetapi juga di daratan, berani menggerakkan kaki dan tangan kepada aksi yang lebih menjawab persoalan. Tidak muluk-muluk, cukup menjadi saudara yang baik untuk saudaranya sendiri, teman yang baik untuk temannya sendiri, peduli dan tidak diam. Lebih penting lagi mampu menjawab persoalan, menjadi problem solver, minimal mampu menghasilkan sesuatu yang produktif dan positif. Apakah saya demikian? Belum.

Jangan mudah tertipu dengan kebijaksanaan kata-kata sebelum dilahirkan oleh tindakan, termasuk pada apa yang saya tuliskan. Ini adalah zaman yang menyesatkan, penuh kamuflase, muslihat, pencitraan, dan tipu daya. Yang bathil terlihat sebagai Al-Haq, dan Al-Haq disamarkan dengan kebatilan. Namun, Al-Haq tetaplah Al-Haq dan Bathil itu Bathil bagi yang mampu membedakannya. Al-Haq akan selalu menang melawan kebathilan selama konsisten tetap berada di jalan yang benar.

اللهم ارنا الحق حقا وارزقنا اتباعه وارنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه

Allahumma arinal haqqo, haqqo, warzuqnattiba’ah, wa arinal batila, batila, warzuqnajtinabah.

Ya Allah, tunjukkanlah yang haq itu sebagai haq, dan kurniakanlah kami kekuatan untuk mengikutinya (memerjuangkannya). Dan tunjukkanlah yang batil itu sebagai batil, dan kurniakanlah kami kekuatan untuk menjauhinya (meniadakannya).

Sesungguhnya Allah Maha Kaya dan janji-Nya hanya diberikan kepada mereka yang setia kepada risalah-Nya, bukan kepada mereka yang menyimpan rasa keraguan sedikit pun. Berimanlah atau kafir, dan tidak ada di antara keduanya. Terimalah seluruh risalahnya, atau kita tidak akan mendapatkan sepenuh janji-Nya.

Wallahu A'lam

06 October 2020