Selamat Jalan Tengku Zulkarnain

10 Mei 2021

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un

Saya tidak mengenalnya secara pribadi, tetapi wajahnya yang kerap muncul di media, menjadikannya lebih akrab terlihat bagi saya, apalagi beliau adalah salah satu ulama yang cukup vokal menyuarakan suara umat dan sering memberikan pandangan-pandangannya melalui media sosial miliknya.

Saya menghormati sosoknya, sama seperti saya menghormati (insya Allah) semua ustadz, ulama, kyai, buya, habib, gus, dan sebutan lainnya kepada tokoh yang memiliki ilmu agama, terlepas apapun pandangan politiknya, aliran keagamaannya, dan perbedaan pandangan dan sikapnya yang mungkin dianggap kontroversial.

Sebagai orang yang fakir ilmu agama, dan orang awam, saya tidak pantas untuk membandingkan dan menjelekkan antara satu ustadz dengan ustadz lainnya. Hanya ulama yang bisa mengkritisi sesama ulama lainnya berdasarkan keilmuannya.

Kini, sang guru tersebut telah berpulang dengan cepatnya. Tak pernah disangka-sangka. Cuitannya yang mendoakan bagi yang wafat terkena Covid19 mendapatkan kemuliaan dan ampunan Allah ta’ala menjadi cuitan terakhirnya, seakan ditujukan untuk diri beliau yang akhirnya syahid karena penyakit Covid19 pada senin, 10 Mei 2021 / 28 Ramadan 1442 H.

Tidurlah Tengku, beristirahat dalam peraduan di sisi-Nya, malam ini, malam Ramadan, malam yang mulia…

Allahummaghfirlahu Warhamhu Wa’afihi Wa’fu’anhu