Tidak Semua yang Dibela itu Lemah

Allah bukannya lemah sehingga harus dibela dan pembelaan kita kepada Allah sebagai Tuhan kita tidaklah menunjukkan bahwa Dia itu lemah sehingga perlu dibela. Dia tidak memerlukan kita. Kitalah yang memerlukan Dia. Bukan Dia yang lemah tetapi kitalah yang lemah. Lemahnya kita membuat kita membutuhkan Dia untuk menguatkan kita. Kebutuhan kita pada-Nya membuat Dia menjadi berarti dalam hidup kita.

Pembelaan kita kepada Allah tidak menunjukkan bahwa kita lebih kuat dari Dia. Pembelaan kepada Allah menunjukkan bahwa kita adalah hamba-Nya dan pecinta-Nya. Perasaan seorang hamba mana yang tidak tersakiti bila yang dipujanya dihina? Hati pecinta mana yang tidak akan membela kekasihnya?

Seorang hamba tidak merasa akan dibela Tuhannya bila dia tidak membela nama-Nya. Tidak membela risalah-Nya. Hukum-Nya. Para kekasih-Nya. Orang-orang yang benar di jalan-Nya. Membela-Nya dengan kebenaran lewat hati, pikiran, ucapan, dan perbuatan nyata yang dibingkai oleh keimanan dan akhlak. Jauh dari kemungkaran. Jauh dari rasa takut dan lemah.